JKF Industri telah memotong konsumsi gas sebesar 50% dengan mengimplementasikan solusi ekstraksi debu dan sistem pemulihan panas buang (waste heat recovery system) yang inovatif. Inisiatif ini telah mengurangi emisi CO2 dan mendorong perusahaan untuk menyesuaikan target CO2 tahun 2030, dengan sasaran mencapai emisi nol.
Inisiatif Hijau Terbaru
JKF Industri telah meraih pencapaian penting dalam inisiatif hijaunya. Dengan menerapkan solusi ekstraksi debu baru dan sistem pemulihan panas buang, JKF berhasil menekan penggunaan gas sebesar 50%. Pencapaian ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Mogens Jespersen beserta perwakilan dari Grøn Mariagerfjord dalam kunjungan ke pabrik JKF Industri di Als, Denmark, pada 24 Maret.
Sistem baru yang menggantikan tungku gas lama untuk memanaskan ruang produksi pabrik JKF ini akan dihubungkan ke sistem pemanas distrik (district heating system) — sebuah fitur krusial yang membedakannya dari sistem terdahulu. Sistem ini memanfaatkan pelat logam berisi air panas yang dipasang di dalam pipa-pipa penyalur udara bersih dari luar ke dalam pabrik. Pelat hangat di dalam pipa tersebut berfungsi layaknya radiator, memastikan udara bersih mencapai suhu yang cukup hangat sebelum mengalir ke area kerja karyawan agar mereka dapat bekerja dalam suhu yang nyaman.
Ambisi Hijau
Casper Houmann Jensen, Manajer Proyek dan Kualitas JKF Industri, bertanggung jawab untuk menemukan solusi-solusi baru yang dapat membantu perusahaan mencapai ambisi hijaunya. Sistem 'ventilasi proses' baru ini sebagian besar diproduksi secara mandiri di internal perusahaan, sementara elemen pemanas udara di dalam pipa dibeli dari pihak luar.
Desain inovatif dari sistem ini diperkirakan akan mengurangi emisi CO2 perusahaan secara signifikan. Hal ini memungkinkan JKF Industri untuk menyesuaikan rencana aksi CO2 tahun 2030 dan berfokus mencapai target nol emisi CO2 pada Lingkup 1 (Scope 1) dalam alat ukur GHG (Greenhouse Gas). Rencananya, target tersebut akan dicapai lebih cepat pada tahun 2025.
Sistem baru ini diperkirakan dapat menghemat sekitar 5.000 kg gas per bulan selama bulan-bulan berudara dingin, meskipun jumlah penghematan aktual akan bervariasi tergantung musim dan seberapa dingin bulan tersebut. Pencapaian perusahaan ini menjadi langkah nyata menuju visinya untuk berkontribusi pada lingkungan global yang lebih baik dengan terus menjadi salah satu produsen dan pemasok komponen ventilasi terdepan.
Pabrik dan kantor pusat JKF Industri terletak di kota Als dengan luas area mencapai 25.000 meter persegi. Perusahaan ini mengkhususkan diri dalam menyediakan sistem ventilasi modern untuk industri perkayuan, penggilingan, pertanian, dan pengerjaan logam. Solusi pemanas distrik baru JKF Industri ini merupakan penambahan terbaru dalam deretan inisiatif hijaunya dan diharapkan dapat menginspirasi serta memotivasi perusahaan-perusahaan padat energi lainnya di Kotamadya Mariagerfjord untuk mengadopsi langkah serupa.
Menginspirasi Perusahaan Lain
JKF Industri merupakan salah satu dari 20 perusahaan paling padat energi di Kotamadya Mariagerfjord dan aktif berpartisipasi dalam komunitas 'Green Mariagerfjord'. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong para anggotanya berbagi pengalaman dan saling menginspirasi dalam menerapkan inisiatif hijau baru. Keberhasilan JKF Industri dalam mengimplementasikan sistem ventilasi baru ini merupakan bukti nyata dari komitmen mereka terhadap inovasi dan keberlanjutan, serta menjadi kontribusi inspiratif bagi rekan-rekan sesama anggota di komunitas Green Mariagerfjord.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, keberhasilan JKF Industri dalam menerapkan sistem ventilasi baru ini menandai tonggak sejarah penting dalam perjalanan inisiatif hijau perusahaan. Desain sistem baru yang memanfaatkan pemulihan panas buang dan pemanas distrik ini berhasil menekan konsumsi gas hingga 50%, yang berdampak langsung pada penurunan emisi CO2 secara signifikan. Pencapaian ini sejalan dengan visi perusahaan untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan global.